Aspal Plastik: Pengertian, Proses Pembuatan dan Keunggulannya

Aspal Plastik, Pengertian, Cara Pembuatan dan Keunggulannya

Bagikan Artikel Ini:

Aspal Plastik kini menjadi salah satu solusi dan upaya oleh Kementerian PUPR dalam memanfaatkan sampah plastik di Indonesia, untuk dijadikan campuran aspal demi menjaga lingkungan.

Lalu apa bagaimana proses pencampuran dan pembuatannya serta apa saja keunggulannya simak informasi selengkapnya di sini.

Apa itu Aspal Plastik

Dikutip dari Kementerian PUPR, Aspal Plastik adalah campuran aspal yang mengandung cacahan kantong plastik HDPE. Dari proses pencampuran tersebut dapat menghasilkan campuran beraspal yang tahan terhadap deformasi. Pencampuran cacahan plastik pada campuran aspal juga dapat meningkatkan ketahanan terhadap retak dan membantu mengurangi limbah plastik.

Jenis Plastik untuk Campuran Aspal

Apa saja sih, jenis plastik yang dapat dijadikan campuran aspal ini? Jenis plastik yang dapat digunakan yaitu berbagai jenis sampah berbahan plastik HDPE (High Density Polyethylene) yaitu polietilena termoplastik yang terbuat dari minyak bumi.

Proses Pembuatan Aspal Plastik

Bagaimana cara pencampuran aspal dengan cacahan plastik? Proses untuk membuat campuran aspal dengan plastik yaitu dengan menggunakan metode dry process.

cara pembuatan aspal plastik

Berdasarkan info grafis diatas, limbah plastik dicampur secara kering terlebih dahulu dengan agregat panas selama kurang lebih 10 detik.

Setelah proses antara plastik dan agregat tersebut, langkah selanjutnya yaitu mencampurkan agregat yang sudah bercampur plastik dengan aspal, dengan total waktu pencampuran kurang lebih 45 detik.

Kemudian proses selanjutnya bisa Anda simak pada gambar diatas. Kemudian proses hampar dan pemadatan pada badan jalan.

Keunggulan Aspal Plastik

1. Tingkat perkerasan jalan yang lebih baik dibandingkan aspal konvensional

2. Lebih tahan air

3. Tidak mudah meninggalkan jejak roda kendaraan saat aspal basah dilalui kendaraaan

4. Daya tahan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan aspal biasa

Selain itu Anda tidak perlu kawatir jika campuran aspal dengan plastik ini mudah meleleh, karena biasanya suhu permukaan aspal hanya berkisar 55 derajat Celcius. Sedangkan, untuk membuat plastik meleleh dibutuhkan suhu di atas 100 derajat Celcius.

Demikian informasi terkait pemanfaatan limbah plastik untuk campuran aspal dan keunggulannya yang merupakan upaya Kementerian PUPR dalam pemeliharaan jalan serta menjaga lingkungan.

Sebagai informasi, selain dengan mencampurkan limbah plastik pada konstruksi jalan beraspal untuk meningkatkan perkerasannya, Anda bisa juga menambahkan material Geosintetik seperti Geogrid, Geocell, Geomembrane dan Geotextile pada konstruksi jalan pada proyek Anda.

Material Geosintetik tersebut dapat Anda aplikasikan pada proyek peningkatan jalan agar jalan lebih kuat dan tahan lama, selengkapnya simak penjelasan fungsi geosintetik pada struktur perkerasan jalan tersebut.

Untuk informasi terkait kebutuhan material geosintetik untuk pembangunan jalan aspal, perbaikan atau rekonstruksi silahkan menghubungi kami CV. Mutu Utama Geoteknik melalui tim Marketing Engineering kami via halaman kontak kami.

Konsultasikan semua kebutuan material geosintetik dengan kami, untuk semua jenis proyek Anda di seluruh Indonesia. Terima kasih.

Artikel Terkait

Hubungi kami
Halo saya Dhany,
Ada yang bisa kami bantu?