Geofoam: Pengertian, Fungsi, Aplikasi dan Keunggulannya

Geofoam Expanded polystyrene (EPS) Fungsi, Aplikasi dan Keunggulannya

Bagikan Artikel Ini:

Geofoam adalah material expanded polystyrene (EPS) terbuat dari bahan high density polystyrene yang berbentuk balok-balok berbobot ringan dan sudah biasa diterapkan di luar negeri, terutama untuk menangani lapisan tanah yang labil, dikutip dari Kementerian PUPR.

Mengenal apa itu Geofoam

Sesuai dengan penjelasan diatas yang kami kutip dari halaman unggahan Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Geofoam / balok EPS / Expanded polystyrene (EPS) adalah material berbentuk balok yang memiliki bobot ringan namun kuat digunakan untuk material penanganan dan perkuatan lapisan tanah yang labil.

Geofoam adalah

Fungsi Expanded polystyrene (EPS)

Expanded polystyrene (EPS) atau Geofoam berfungsi untuk mengurangi beban yang harus ditanggung oleh tanah dasar yang lunak dengan sangat signifikan. Massa jenis atau kerapatan (density) geofoam berkisar antara 15 hingga 45 kilogram per meter kubik. Bandingkan dengan densitas tanah sekitar 1.000 – 2.000 kilogram per meter kubik.

Keunggulan Geofoam

Expanded polystyrene (EPS) memiliki keunggulan dan kelebihan utama yaitu beban yang ringan sebagai perbandingan, berat tanah timbunan 1.800 kg/m3, sedangkan berat geofoam hanya 25 kg/m3.

  1. Dapat digunakan untuk keperluan konstruski berat.
  2. Tahan lama dan umur pemakaian yang sangat panjang.
  3. Tidak teroksidasi udara, air maupun elemen alam lainnya.
  4. Tahan rayap
  5. Hemat waktu dan tentunya hemat biaya.

Dengan bentuk balok EPS yang sangat ringan mampu efisiensi peralatan dan tenaga kerja di lapangan, mudah dibentuk dan dipasang, selama proses pemasangan terus berjalan tidak tertunda oleh konidisi cuaca.

Aplikasi Expanded polystyrene

Apa saja aplikasi penggunaan balok EPS pada konstruksi? Balok EPS atau Expanded polystyrene dapat digunakan untuk penanganan tanah yang tidak stabil diantaranya untuk pembangunan:

  1. Pembangunan dan Perbaikan Jalan (aspal, beton / tol).
  2. Dinding penahan tanah (retaining wall) dan penahan longsor.
  3. Proyek pembuatan area terbuka hijau.
  4. Proyek peninggian lantai.
  5. Stabilisasi lereng.

Demikian informasi terkait dengan pengenalan material Expanded polystyrene (EPS) untuk referensi Anda. Update terus informasi seputar geosintetik lainnya yang dapat Anda baca di website kami CV. Mutu Utama Geoteknik.

Artikel Terkait

Hubungi kami
Halo saya Dhany,
Ada yang bisa kami bantu?