Mengenal Jenis Lapisan Perkerasan Jalan Tol, Kelebihan dan Kekurangannya

Mengenal Jenis Lapisan Perkerasan Jalan Tol, Kelebihan dan Kekurangannya

Bagikan Artikel Ini:

Mengenal jenis lapisan perkerasan jalan tol diantaranya yaitu perkerasan kaku dan perkerasan lentur, berikut penjelasan selengkapnya mulai dari pengertian hingga kelebihan dan kekurangan dari masing-masing perkerasan terserbut.

Mengenal Jenis Perkerasan Jalan Tol

Tahukah kalian bahwa terdapat 2 jenis material lapisan perkerasan jalan tol yang digunakan pada permukaan jalan tol, yaitu material aspal dan beton.

Kedua material tersebut digunakan sesuai dengan perencanaan atas beban lalu lintas dan kondisi tanah di sekitar daerah konstruksi ketika jalan tol dibangun.

Terdapat kelebihan dan kekurangan pada kedua material tersebut ketika digunakan sebagai pelapis jalan tol. Simak informasi selengkapnya yang kami rangkum dari sumber Jasa Marga dan halaman artikel jenis perkerasan jalan.

Lapisan Perkerasan Beton

Perkerasan Beton atau yang sering disebut Rigid Pavement adalah perkerasan jalan raya dengan menggunakan material cor beton yang terdiri dari pasir, batu, semen dan rangka besi sebagai tulangan.

Lapisan perkerasan kaku ini terdiri dari lapis tanah dasar, cor beton menggunakan rangka besi atau tanpa rangkas besi sebagai tulangan. Umumnya jenis jalan dengan perkerasan kaku dibangun pada jalan raya yang khusus untuk kendaraan berat dan berkecapatan tinggi seperti di jalan tol.

Kelebihan

  • Kuat menahan bebab kendaraan berat.
  • Kuat menahan genangan air dan banjir.
  • Umur layanan jalan yang lebih lama.
  • Dapat digunakan pada struktur tanah lemah tanpa perbaikan struktur tanah terlebih dahulu.

Kekurangan

  • Warna abu-abu cerah sehingga jalan terlihat keras dan gersang.
  • Teksture kasar dan diperlukan pekerjaan ekstra untuk membuat kontur lebih rata.
  • Proses perawatan lebih kompleks dan diperlukan pengerjaan yang ekstra untuk menghindari keretakan.

Lapisan Perkerasan Aspal

Perkerasan Aspal atau juga disebut Flexible Pavement adalah perkerasan jalan yang menggunakan material aspal. Perkerasan ini umumnya digunakan pada konstruksi jalan raya perkotaan yang lalulintas kendaraannya padat. Material pekerasan ini terdiri dari material pasir, batu dan aspal.

Lapisan perkerasan jalan terdiri dari material aspal dibagian atas, kemudian pondasi bawah atau lapisan perkerasan tanah dasar. Namun jika lapisan tanah dasar lunak, umumnya juga di kombinasikan dengan mengaplikasikan material produk geosintetik untuk perkuatan dan stabilisasi tanah dasar.

Kelebihan

  • Warna hitam lembut sehingga jalan terasa lebih teduh dan nyaman.
  • Tekstur cenderung lebih halus dan tidak bergelombang.
  • Perawatan lebih mudah dengan cara mengganti area tertentu yang rusak.

Kekurangan

  • Tidak kuat menahan beban kendaran berat terus menerus.
  • Tidak tahan genangan air dan banjir.
  • Umur layanan penggunaan jalan lebih singkat.
  • Tidak bisa diterapkan di struktur tanah lemah dan harus dilakukan perbaikan struktur tanah terlebih dahulu, seperti penggunaan Geomembrane untuk stabilisasi tanah ekspansif dan Geotextile untuk stabilisasi tanah dan perkuatan tanah lunak.

Untuk mengetahui kegunaan Geotextile untuk jalan tol, simak informasinya melalui halaman berikut Fungsi dan Keunggualan Geotextile untuk Jalan Tol.

Sebagai informasi kami CV. Mutu Utama Geoteknik adalah perusahaan supplier Geotextile untuk berbagai kebutuhan pekerjaan proyek jalan tol dan aspal. Salah satu proyek kami yang sedang berlangsung di tahun 2023 ini yaitu proyek perbaikan jalan di Purwodadi Grobogan.

Untuk informasi pengadaan Geotextile atau Geomembrane untuk proyek jalan, silahkan menghungi tim Marketing Engineer kami melalui halaman kontak kami.

Artikel Terkait

Hubungi kami
Halo saya Dhany,
Ada yang bisa kami bantu?