Teknologi Pemecah Gelombang Ambang Rendah (PEGAR)

Teknologi Pemecah Gelombang Ambang Rendah PEGAR, Pengertian, Fungsi, Keunggulan, Jenis Material, Struktur - CV Mutu Utama Geoteknik

Bagikan Artikel Ini:

Mengenal teknologi pemecah gelombang ambang rendah (PEGAR) dengan Geobag dan rangka bambu sebagai solusi pengendalian abrasi pantai. Bagaimana penerapan dan aplikasi Geobag dan rangka bambu tersebut sebagai revetment pantai.

Apa itu Teknologi PEGAR

PEGAR adalah singkatan dari teknologi pemecah gelombang ambang rendah. Teknologi ini menjadi solusi untuk pembangunan revetment pantai. Menurut Kementerian PUPR, penerapan teknologi ini menjadi salah satu solusi untuk permasalahan dan pengendalian abrasi pantai.

Fungsi PEGAR

Apa saja fungsi teknologi PEGAR ini? PEGAR merupakan salah satu bangunan pemecah gelombang yang berfungsi sebagai bangunan revetment pantai. Fungsi PEGAR yaitu untuk melindungi pantai dari abrasi yang disebabkan oleh pasang surut air laut atau gelombang laut.  Berikut fungsi PEGAR selengkapnya.

1. Peredam Energi Gelombang (Breakwater)

Tinggi gelombang akan berkurang setelah melewati puncak PEGAR sebelum mencapai pantai. Fungsi ini juga lebih dikenal sebagai Breakwater.

2. Bangunan Pemecah Gelombang

Gelombang laut akan pecah bersamaan dengan melemahnya energi gelombang.

2. Penangkap dan Pengendap Sedimen

Sedimen yang dibawa gelombang yang pecah akan mengendap di belakang PEGAR

3. Penahan Sedimen

Karena lapisan geobag yang menempel ke dasar pantai, sedimen yang telah mengendap di belakang struktur dan di pantai, akan tertahan dan tidak hanyut kembali ke laut karena ada lapisan geobag yang kedap.

Keunggulan Teknologi PEGAR

1. Biaya pembuatannya lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat pesisir dibandingkan dengan biaya pembuatan bangunan pelindung pantai konensional.

2. Pengerjaannya tidak terlalu sulit dan bersifat partisipatif melibatkan masyarakat setempat.

3. Memberikan perlindungan pantai dari terjadinya erosi dan abrasi pantai yang dapat menggerus ekosistem bakau dan fasilitas publik akibat dari adanya gelombang pasang surut dan gelombang laut yang ekstrim

4. Meningkatkan potensi penambahan sedimentasi melalui proses overtopping pada saat gelombang tinggi

5. Memberikan perlindungan terhadap upaya reboisasi bakau.

Material untuk Pembuatan PEGAR

Untuk membangun revetment pantai yang berupa PEGAR dibutuhkan beberapa peralatan dan material. Berikut penjelasannya.

1. Rangka Bambu

Rangka bambu yang bisa digunakan untuk pembuatan PEGAR yaitu jenis bambu utuh yang panjangnya bisa disesuaikan dengan kedalaman pemancangan.

2. Geotube

Geotube adalah material yang berbentuk karung panjang dan dibuat dari bahan geotextile non woven. Namun ukuran geotube juga bisa dikustom sesuai kebutuhan di lapangan.

3. Geobag

Geobag adalah karung kecil yang terbuat dari bahan geotextile non woven dengan ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

supplier geobag harga murah - cv mutu utama geoteknik

Sebagai informasi, kami CV. Mutu Utama Geoteknik merupakan supplier Geobag. Kami melayani konsultasi pemilihan Geobag, penjualan, pengiriman dan jasa pemasangan geobag yang menjangkau seluruh Indonesia. Untuk informasi selengkapnya silahkan mengunjungi halaman produk Geobag kami. Dan bisa langsung menghubungi kami via Whatsapp berikut.

Struktur Teknologi PEGAR

1. Terdapat beberapa material yang dapat digunakan untuk membangun PEGAR, yaitu yang telah diterapkan adalah Geotube (karung geotekstil panjang) dan Geobag (karung geotekstil kecil).

2. PEGAR Geobag Rangka Bambu adalah struktur pemecah gelombang ambang rendah berbahan karung geotekstil kecil dengan bambu sebagai rangka PEGAR.

3. Struktur PEGAR berupa kombinasi tiang-tiang bambu dengan bagian tengah struktur diisi karung pasir (geobag) ukuran 0,4 x 0,6 x 0,8 m dengan tinggi puncak struktur di atas muka air rata rata (MSL) dan di bawah muka air tertinggi (HWL).

4. Puncak struktur PEGAR muncul ke permukaan saat air rendah atau surut, namun tenggelam saat air laut pasang.


Dari ringkasan penjelasan diatas, mengenai teknologi pemecah gelombang rendah (PEGAR) semoga bisa menjadi informasi bagi sahabat teknik sipil. (Sumber: Litbang Kementerin PUPR)

Artikel Terkait

Hubungi kami
Halo saya Dhany,
Ada yang bisa kami bantu?