Preservasi Jalan Gunakan Geotextile untuk Inovasi Teknologi

Preservasi Jalan Gunakan Geotextile untuk Inovasi Teknologi

Bagikan Artikel Ini:

Preservasi jalan gunakan Geotextile untuk inovasi teknologi perkuatan, separasi, filtrasi dan drainase guna meningkatkan daya dukung tanah. Lalu apa yang dimaksud dengan preservasi jalan, daya dukung tanah dan apa manfaat geotextile untuk konstruksi jalan, simak selengkapnya di sini.

Apa itu Preservasi Jalan?

Bersumber dari halaman Kementerian PUPR, Preservasi Jalan adalah kegiatan pemeliharaan jalan untuk meningkatkan daya dukung tanah untuk jalan melalui berbagai pekerjaan penanganan jalan berupa pencegahan, perawatan dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu-lintas sehingga umur rencana yang ditetapkan dapat tercapai. Preservasi harus dilakukan secara periodik agar kualitas jalan terjaga dan berfungsi dengan baik saat dilalui para pengguna.

Definisi Daya Dukung Tanah

Daya dukung tanah adalah kemampuan tanah untuk menahan beban konstruksi. Daya dukung tanah dianalisis agar pondasi tidak mengalami keruntuhan geser (shear failure) dan penurunan berlebih, bersumber dari Journal UNPAR dalam kajian daya dukung pondasi menerus terhadap jarak antar pondasi dan kondisi tanah yang berlapis.

Inovasi Preservasi Jalan Gunakan Geotextile oleh Kementerian PUPR

Berikut adalah salah satu dokumentasi proyek oleh Kementerian PUPR, melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten (BPJN Banten) dalam proyek penanganan dan perbaikan jalan longsor menggunakan metode inovasi Geotextile untuk perkuatan dan stabilisasi tanah.

Pada salah satu dokumentasi proyek di video tersebut, merupakan salah satu contoh pengaplikasian Geotextile dalam inovasi preservasi jalan longsor.

Inovasi penggunaan material Geotextile dalam penanganan jalan yang longsor tersebut, digunakan dalam teknik membangun tanah terasering. Teknik terasering bertujuan untuk mengurangi tingkat keterjalan di kawasan lereng, dengan menjaga drainase lereng tetap baik.

Penanganan longsoran dengan Geotekstil lebih murah, lebih efisien serta dapat ramah terhadap lingkungan.

Jenis Geotextile untuk Jalan

Terdapat dua jenis geotextile yang dapat diaplikasikan untuk konstruksi jalan diantaranya geotextile woven dan non woven, berikut jenisnya:

Jenis Geotextile Woven & Non Woven
Jenis Geotextile Woven & Non Woven
  1. Geotextile Woven adalah salah satu jenis geotextile yang diproduksi dari bahan dasar Polypropylene (PP) atau Polyester (PET) dengan cara dianyam maupun tidak teranyam (Woven).
  2. Geotextile Non Woven merupakan material geotextile yang diproduksi dari bahan Polyester (PET) atau Polypropylene (PP) yang tidak teranyam (non woven) dan disatukan menggunakan teknologi canggih.

Keunggulan Geotextile untuk Jalan

Berikut berbagai keunggulan utama Geotextile yang dapat Anda gunakan dalam berbagai proyek pembangunan, perawatan dan perbaikan jalan.

  1. Memiliki kandungan Carbon Black UV yang dapat melindungi dari paparan sinar ultraviolet.
  2. Memiliki tensile strength atau kuat tarik yang tinggi, sehingga menjamin keamanan struktur tanah.
  3. Memiliki permeabilitas tinggi untuk mengalirkan air pori ekses yang timbul akibat beban yang lewat.
  4. Memiliki koefisien interaksi tinggi untuk menciptakan kekangan terhadap gaya lateral pada interface antara geotekstil dan agregat.

Demikian informasi terkait dengan inovasi preservasi jalan menggunakan material Geotextile. Sebagai informasi kami CV. Mutu Utama Geoteknik adalah supplier geotextile Indonesia yang melayani konsultasi pemilihan material geotextile, sekaligus penjualan, jasa pengiriman dan jasa pemasangan.

Untuk informasi lebih lanjut dan permintaan harga Geotextile sesuai dengan kebutuhan Anda, silahkan menghubungi tim Marketing Engineering kami melalui halaman kontak kami. Terima kasih

Artikel Terkait

Hubungi kami
Halo saya Dhany,
Ada yang bisa kami bantu?