Tambak Udang Lebih Produktif Dengan Geomembrane

Tambak Udang Lebih Produktif Dengan Geomembrane

Bagikan Artikel Ini:

Tambak udang vaname lebih produktif dengan lapisan kedap air berupa Geomembrane. Lalu apa itu geomembrane dan apa perbedaan tambak tanpa alas dengan tambak yang dilapisi geomembrane? Simak pada penjelasan dibawah ini.

Permasalahan Kolam Tanah

Permasalahan yang sering terjadi pada kolam tanah tanpa lapisan diantaranya:

  • Kualitas air sulit dikontrol
  • Suhu dalam tambak cenderung susah dikendalikan
  • Udang rawan terserang hama dan penyakit
  • Pengeringan dan pembersihan tambak lebih sulit

Kemudian permasalahan lain pada kolam tanah yaitu persiapan antarmusim budidaya akan membutuhkan waktu yang lebih lama kurang lebih 30 hari. Proses tersebut diantaranya pembalikan tanah, pengeringan, pemupukan tanah pada kolam dan juga perlakukan lainnya.

Berbeda jika pembudidaya udang yang sudah mengaplikasikan Geomembrane untuk lapisan kedap air pada kolam udang. Berikut keuntungan penggunaan Geomembrane pada kolam udang selengkapnya.

Keuntungan Kolam Geomembrane

Pemasangan Geomembrane sebagai lapisan kedap air pada tambak dapat akan jauh lebih produktif jika dibandingakan dengan kolam tanah.

Alasannya karena Geomembrane yang dipasang pada kolam berfungsi untuk mencegah reaksi anoksik yang berbahaya bagi udang. Karena interaksi langsung antara tanah dan air di dalam tambak dapat memicu reaksi anoksik yang berbahaya bagi udang.

Berikut beberapa keuntungan dan kelebihan penggunaan Geomembrane yang terpasang pada kolam udang.

1. Perawatan kolam lebih mudah

Jika kolam tanah perawatan antarmusim budidaya hingga 30 hari, dengan kolam geomembrane cukup membutuhkan waktu satu mingguan.

2. Menjaga kualitas air

Pelapisan geomembrane pada kolam, akan membantu meminimalisir kekeruhan air akibat tercampurnya tanah dan kotoran udang. Berbeda dengan kolam tanah, pasti akan lebih mudah kotor.

Selain itu pembersihan dasar dan dinding kolam selama budidaya lebih mudah dilakukan.

3. Padat tebar udang lebih tinggi

Alasannya yaitu karena kapasitas tampung kolam meningkat (carrying capacity).

4. Daur hara di dasar kolam lebih singkat

Daur hara lebih singkat dikarenakan tidak ada elemen tanah di dalam kolam, sehingga mempercepat proses daur hara (daur nutrien)

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan terkait dengan permasalahan kolam tanah untuk budidaya udang yang kami kuti dari halaman Jala Tech sebagai solusi untuk meningkatkan produktifitas budidaya udang dalam kolam yang dilapisi geomembrane.

Sebagai informasi, jika Anda pembudidaya udang vaname dan jenis lainnya perkenalkan kami CV. Mutu Utama Geoteknik yang merupakan supplier Geomembrane (Plastik HDPE). Kami melayani konsultasi pemilihan jenis geomembrane untuk kebutuhan lapisan kedap air pada kolam udang atau ikan.

Dapatkan informasi penawaran harga terbaik untuk kebutuhan Geomembrane pada kolam Anda dengan cara menghitung berapa ukuran geomembrane yang dibutuhkan untuk tambak Anda.

Kami melayani penjualan, jasa pengiriman dan jasa pemasangan Geomembrane untuk pelapisan kolam yang menjangkau seluruh Indonesia. Hubungi kami CV. Mutu Utama Geoteknik untuk informasi dan pembelian melalui halaman kontak kami atau Whatsapp tim Marketing Engineering kami. Terima kasih.

 

 

Artikel Terkait

Hubungi kami
Halo saya Dhany,
Ada yang bisa kami bantu?