Vacuum Consolidation Method (VCM), Solusi Pemadatan Tanah Daerah Rawa

Vacuum Consolidation Method (VCM), Solusi Pemadatan Tanah Daerah Rawa

Bagikan Artikel Ini:

Vacuum Consolidation Method (VCM) kini menjadi salah satu solusi dalam proyek pemadatan tanah daerah rawa (tanah gambut / lunak) agar proses pemadatan lebih cepat. Lalu apa itu VCM, fungsi dan aplikasinya, simak penjelasan berikut ini.

Vacuum Consolidation Method (VCM)

Vacuum Consolidation Method atau biasa disingkat dengan teknologi VCM adalah teknologi yang digunakan dalam proses mengurangi kadar air dan udara dalam tanah, untuk mempercepat proses penurunan tanah dalam proyek pemadatan tanah untuk pembangunan jalan maupun infrastruktur diatas tanah berawa (banyak kandungan air dalam tanah).

Teknologi VCM (Vacuum Consolidation Method (VCM) Fungsi dan Keunggulannya
Teknologi VCM (Vacuum Consolidation Method (VCM) Fungsi dan Keunggulannya (Sumber: IndonesiaBaik)

Fungsi dan Cara Kerja Teknologi VCM

Dikutip dari halaman Hutama Karya di Twitter, fungsi VCM ini digunakan untuk mempercepat proses penurunan tanah dan meningkatkan daya dukung tanah asli yang lunak dengan melakukan pemompaan vakum pada tanah. Berikut tujuan utama dari penggunaan teknologi Vacuum Consolidation Method (VCM):

1. Mengurangi kadar air dan udara dalam tanah

Teknologi VCM digunakan untuk mengurangi kadar air maupun kadar udara dalam tanah, pada daerah tanah yang didominasi rawa-rawa atau lahan gambut.

2. Mempercepat penurunan dan pemadatan tanah

Kemudian fungsi dan tujuan VCM yang kedua yaitu setelah kadar air dan udara dalam tanah mulai berkurang, secara bersamaan VCM dapat mempercepat penurunan jangka panjang dan perbedaan penurunan.

Bersumber dari halaman Indonesia Baik, pada proyek Jalan Tol Palindra atau Tol Palembang – Simpang Indralaya yang dikerjakan oleh Hutama Karya, penggunaan teknologi VCM dalam proses pemadatan tanah berguna dalam percepatan pemdatan tanah yaitu 4 bulan saja, namun kalau menggunakan metode konvensional bisa hingga setahun.

Cara Kerja Teknologi VCM

Bagaimana cara kerja VCM? Langkah awal yaitu mulai dengan pemasangan Geotextile membrane air rawa atau air dalam tanah disedot via Perforated Vertical Drain (PVD). Perforated Vertical Drain (PVD) adalah material vertical drain yang terdiri dari dua material sintetik inti core (inti drain) dan selimut drain (lapisan pembungkus) berupa material Geotextile.

Aplikasi Teknologi VCM

Pengaplikasian atau penerapan teknologi VCM kini sudah banyak menjadi rekomendasi dan solusi pemadatan tanah yang efektif. Kemudian, dimana saja pengalikasian VCM ini bisa dilakukan, berikut diantaranya:

  1. Pemadatan tanah untuk pembangunan jalan raya, akses pertambangan, perkebunan, pelabuhan dan lain-lain.
  2. Pemadatan tanah untuk beragam infrastuktur lainnya seperti pembangunan gedung dan perumahan.

Keunggulan Metode VCM

Ada banyak sekali keunggulan atau kelebihan dari pemadatan tanah menggunakan teknologi VCM ini, selain efektif padatkan tanah berikut keunggulan lainnya.

  1. Lebih cepat 4 bulan keringkan dan ratakan tanah
  2. Tidak membutuhkan material tanah sebagai beban sementara
  3. Hemat sumber daya (minimalisir alat berat)
  4. Eliminir risiko ketidakstabilan lereng
  5. Teknologinya ramah lingkungan

Video Penerapan Teknologi VCM

Berikut beberap video terkait dengan penerapan pemadatan tanah menggunakan teknologi VCM pada proyek jalan tol Palembang-Indralaya oleh Hutama Karya dan Kementerian PUPR BPJT.

Artikel Terkait

Hubungi kami
Halo saya Dhany,
Ada yang bisa kami bantu?