Aerasi Tambak Udang Menggunakan Kincir Tambak

Aerasi Tambak Udang Menggunakan Kincir Tambak

Bagikan Artikel Ini:

Aerasi Tambak Udang menggunakan Kincir Tambak untuk menjaga kadar oksigen dan kebersihan dasar, mencegah stres pada udang, sering dikombinasikan dengan melapisi tambak udang dengan Geomembrane agar arus kincir tidak mengikis tanah.

Fungsi Sistem Aerasi Dengan Kincir Tambak Udang

Sistem aerasi merupakan komponen krusial dalam budidaya udang untuk menjaga kadar oksigen terlarut (Dissolved Oxygen/DO) tetap optimal, terutama pada tambak intensif. Oksigen yang cukup tidak hanya mendukung pernapasan udang, tetapi juga membantu proses dekomposisi bahan organik dan menjaga keseimbangan ekosistem tambak.

  • Menjaga kadar DO di atas 4 mg/L (idealnya 5-6 mg/L) agar udang tidak stres dan metabolisme tetap lancar.
  • Membantu penguapan gas sisa seperti amonia dan hidrogen sulfida ke udara.
  • Meratakan suhu dan salinitas di seluruh lapisan air, serta mengarahkan limbah (feses dan sisa pakan) ke arah central drain (pembuangan tengah).

Cara Pasang Kincir Air Tambak

Cara pemasangan kincir air tambak atau penempatannya harus diperhitungkan dengan cermat, das pastikan beberapa hal berikut:

  • Kincir biasanya diletakkan secara diagonal atau melingkar untuk menciptakan arus pusaran.
  • Arus harus cukup kuat untuk membawa kotoran ke area pembuangan di tengah tambak, namun tidak boleh terlalu kencang hingga mengikis pematang atau mengganggu pergerakan udang.

Baca juga: Cara Pemasangan Kincir Air Tambak Udang

Untuk kebutuhan pengadaan kincir air tambak udang (aerator tambak) dan informasi lainnya silahkan hubungi Marketing Engineer kami melalui Whatsapp yang bisa Anda klik atau Scan Barcode WA dibawah ini atau kunjungi halaman kontak kami berikut.

jual kincir tambak udang dan ikan

WA CV. Mutu Utama Geoteknik Official

kontak mutu utama geoteknik

Artikel Terkait