Aplikasi Geotextile Pada Perbaikan Jalan Rusak Akibat Banjir dan Longsor

Aplikasi Geotextile Pada Perbaikan Jalan Rusak Akibat Banjir dan Longsor

Bagikan Artikel Ini:

Aplikasi Geotextile Pada Perbaikan Jalan Rusak Akibat Banjir dan Longsor untuk memisahkan material, menyaring air, memperkuat daya dukung tanah, dan meningkatkan drainase, yang secara keseluruhan memperpanjang umur dan mengurangi biaya konstruksi jalan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kementerian PU (@kementerianpu)

Fungsi dan Keunggulan Geotextile Yang Diaplikasikan untuk Stabilisasi dan Perkuatan Jalan

Pemasangan geotextile pada perbaikan jalan rusak akibat dampak banjir dan longsor memiliki banyak keunggulan untuk stabilisasi dan perkuatan jalan. Berikut beberapa fungsi dan keunggulan geotextile dalam penanganan jalan rusak akibat banjir dan longsor:

jual geotextile

Secara umum, geotextile (baik jenis woven/tenunan maupun non-woven/tidak ditenun) memiliki empat fungsi utama dalam konstruksi jalan yang memberikan keunggulan stabilisasi dan perkuatan:

1. Separasi (Pemisahan)

Geotextile berfungsi sebagai lapisan pemisah antara material timbunan/agregat (batu pecah, kerikil) dengan tanah dasar (subgrade) yang lunak.

  • Mencegah material agregat tenggelam ke dalam tanah lunak dan kontaminasi, sehingga lapisan perkerasan tetap pada ketebalan desainnya dan tidak cepat rusak.
  • Dengan menjaga kualitas material perkerasan, geotextile secara signifikan memperpanjang masa layanan jalan.

2. Filtrasi (Penyaringan)

Geotextile non woven memiliki permeabilitas yang memungkinkan air mengalir secara vertikal atau horizontal sambil menahan partikel tanah halus.

  • Menahan partikel tanah dasar agar tidak terbawa oleh aliran air, menjaga stabilitas tanah.
  • Memastikan drainase yang baik di dalam struktur jalan, mengurangi tekanan air pori (pore water pressure) yang dapat melemahkan tanah.

3. Perkuatan (Reinforcement)

Geotextile woven yang memiliki kekuatan tarik (tensile strength) tinggi. Geotextile mampu menahan tegangan tarik yang dihasilkan oleh beban lalu lintas dan mendistribusikannya ke area yang lebih luas.

  • Meningkatkan daya dukung tanah dasar yang lemah, memungkinkan konstruksi jalan di atas tanah yang tadinya dianggap tidak layak.
  • Mengurangi potensi terjadinya penurunan diferensial, rutting (alur), dan retak akibat beban.

4. Drainase (Pengaliran)

  • Geotextile non woven yang tebal dapat berfungsi sebagai jalur drainase dalam bidang.
  • Membantu mengumpulkan dan mengalirkan air berlebih dari lapisan perkerasan atau tanah dasar, menjaga material tetap kering dan kuat.

Sebagai informasi juga, kami CV. Mutu Utama Geoteknik adalah supplier geotextile dan jasa instalasi geotextile untuk berbagai proyek sejenis atau lainnya di seluruh Indonesia.

jasa pemasangan geotextile woven

jasa pemasangan geotextile

Hubungi kami, melalui kontak Marketing Engineer untuk permintaan penawaran harga geotextile terbaik untuk kebutuhan proyek pekerjaan pengaman pantai dengan Geotextile atau Geotextile Tube Anda di seluruh Indonesia.

kontak mutu utama geoteknik

Artikel Terkait