Kincir Air Tambak untuk Meningkatkan Kadar Oksigen Terlarut (DO) dalam air tambak melalui aerasi dan sirkulasi, menjaga ekosistem tambak tetap sehat agar udang tumbuh optimal dan bebas dari stres.
Mengapa Oksigen Terlarut (DO) Sangat Penting?
Oksigen tidak hanya dibutuhkan udang untuk bernapas, tetapi juga untuk proses bioremediasi. Bakteri pengurai di dasar tambak membutuhkan oksigen untuk mengubah amonia (racun) menjadi nitrat yang lebih aman.
Meningkatkan kadar oksigen terlarut (Dissolved Oxygen atau DO) adalah kunci utama keberhasilan budidaya udang. Tanpa pasokan oksigen yang cukup, udang akan stres, nafsu makan turun, bahkan mati massal.
- Standar ideal kadar DO harus dijaga yaitu di atas 4–5 mg/L.
- Jika DO turun di bawah 2 mg/L, udang akan mulai naik ke permukaan (floating) dan berisiko tinggi mengalami kematian, dikutip dari Ejournal Balitbang KKP.
Cara Kerja Kincir Air (Paddlewheel Aerator)
Kincir air bekerja dengan dua mekanisme utama untuk meningkatkan DO:
Aerasi (Transfer Gas)
Putaran daun kincir memecah permukaan air menjadi butiran kecil. Hal ini memperluas area kontak antara air dan udara, sehingga oksigen dari atmosfer terserap lebih cepat ke dalam air.
Sirkulasi (Arus)
Kincir menciptakan arus yang meratakan distribusi oksigen dari permukaan hingga ke dasar tambak. Arus ini juga membantu mengarahkan kotoran (feses dan sisa pakan) ke titik sentral tambak agar mudah dibuang.
Untuk kebutuhan pengadaan kincir air tambak udang (aerator tambak) dan informasi lainnya silahkan hubungi Marketing Engineer kami melalui Whatsapp yang bisa Anda klik atau Scan Barcode WA dibawah ini atau kunjungi halaman kontak kami berikut.






