Tujuan Pemasangan dan Jenis Geosintetik Yang Diaplikasikan Pada Sanitary Landfill atau Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) untuk mencegah pencemaran dan menjaga kestabilan struktur TPA sehingga aman dan ramah lingkungan.
Tujuan Pemasangan Geosintetik dan Jenisnya
Pemasangan geosintetik pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah merupakan standar modern dalam teknik lingkungan untuk mencegah pencemaran dan menjaga kestabilan struktur TPA. Secara garis besar, geosintetik berfungsi sebagai sistem pelapis (liner system) yang memisahkan limbah dari lingkungan sekitar.
Berikut adalah tujuan utama pemasangan geosintetik di TPA:
1. Pencegahan Pencemaran Air Tanah (Fungsi Barrier)
Tujuan paling krusial adalah mencegah lindi (leachate) cairan hasil pembusukan sampah yang mengandung zat kimia berbahaya dan logam berat merembes ke dalam tanah dan mencemari air tanah.
- Geomembrane: Berfungsi sebagai lapisan kedap air yang menahan cairan lindi agar tidak keluar dari area sel sampah.
- Geosynthetic Clay Liners (GCL): Sering digunakan sebagai pelapis tambahan yang akan membengkak saat terkena air, menciptakan segel hidrolik yang sangat rapat.
2. Manajemen Lindi dan Gas (Fungsi Drainase)
Geosintetik membantu mengalirkan cairan dan gas yang dihasilkan oleh tumpukan sampah agar bisa diolah dengan benar.
- Geonet dan Geokomposit: Memiliki struktur berongga yang memungkinkan lindi mengalir dengan cepat menuju pipa pengumpulan tanpa tersumbat oleh butiran tanah. Fungsinya yaitu membantu mengarahkan gas metana ke sistem ventilasi atau sistem pemanfaatan energi (Waste-to-Energy).
3. Perlindungan Lapisan Kedap (Fungsi Proteksi)
Geomembran bersifat tipis dan rentan bocor jika tertusuk oleh benda tajam dari sampah atau kerikil tajam dari lapisan tanah.
- Geotekstil Non Woven: Dipasang di atas geomembran sebagai bantalan (cushion) untuk melindungi lapisan kedap dari kerusakan mekanis akibat beban sampah yang berat.
4. Perkuatan dan Stabilitas Lereng (Fungsi Perkuatan)
Sampah ditumpuk hingga ketinggian tertentu, yang menciptakan risiko longsor jika tidak diperkuat.
- Geogrid: Digunakan untuk memperkuat dinding penahan dan lereng TPA, memungkinkan penumpukan sampah yang lebih tinggi secara vertikal sehingga kapasitas tampung TPA meningkat (optimalisasi lahan).
5. Penutupan Akhir (Capping System)
Setelah TPA penuh, lapisan geosintetik digunakan kembali untuk menutup tumpukan sampah secara permanen. Dan fungsinya mencegah air hujan masuk ke dalam tumpukan sampah (yang akan menambah volume lindi) dan mencegah keluarnya bau serta gas metana secara liar ke atmosfer.
Kami CV. Mutu Utama Geoteknik merupakan perusahaan supplier Geosintetik diantaranya Geomembrane, Geosintetik, Pipa HDPE / Geopipe, Geogrid, Geokomposit dan lainnya. Kami juga melayani jasa pemasangan geomembrane untuk berbagai proyek pelapis kedap air dan gas di seluruh Indonesia.
Portofolio Suplai dan Instalasi Geomembrane Pada Proyek Sanitary Landfill
Untuk kebutuhan pengadaan geomembrane, jasa pemasangan dan informasi lainnya silahkan hubungi Marketing Engineer kami melalui halaman kontak kami berikut.






