Jenis Geomat Berdasarkan Ketebalan / Jumlah Layer yaitu EM2, EM3, EM4, hingga EM5
Yang Diaplikasikan untuk Selimut Pengendali Erosi.
Dalam dunia teknik sipil dan lingkungan, Geomat adalah material geosintetik berbentuk jaring tiga dimensi yang dirancang khusus sebagai selimut pengendali erosi (Erosion Control Mat).
Klasifikasi Geomat Berdasarkan Layer (EM)
Klasifikasi berdasarkan jumlah lapisan (layer) atau ketebalannya biasanya menggunakan kode EM (Erosion Mat). Semakin tinggi angka di belakangnya, semakin tebal dan kompleks struktur jaringnya. Berikut perbedaan Geomat dari tipe EM2 hingga EM5:
Tipe Geomat |
Jumlah Lapisan |
Karakteristik Material |
Aplikasi Pemasangan |
| EM2 | 2 Layer | Tipis dan fleksibel. | Lereng dengan kemiringan landai dan intensitas hujan rendah. |
| EM3 | 3 Layer | Standar industri paling umum. | Lereng dengan kemiringan sedang (hingga 30-45 derajat). |
| EM4 | 4 Layer | Lebih tebal dan rapat. | Area dengan daya gerus air yang lebih kuat atau tanah yang lebih labil. |
| EM5 | 5 Layer | Sangat tebal dan memiliki daya tahan mekanik tinggi. | Lereng terjal, tebing sungai, atau area dengan risiko erosi ekstrem. |
Demikian informasi terkait dengan jenis Geomat berdasarkan layernya untuk selimut pengendali erosi dan stabilisasi permukaan tanah pada lereng sehingga mencegah erosi.
Sebagai informasi juga, kami CV. Mutu Utama Geoteknik merupakan supplier Geomat dan jasa aplikator untuk beragam proyek seperti rosion Control Mat atau selimut pengendali erosi, reklamasi tambang, pengendali erosi atau stabilisasi lereng atau perlindungan lereng dan tebing dari bahaya erosi di seluruh Indonesia.





