Peningkatan Jalan: Pengertian dan Tujuannya

Peningkatan Jalan Pengertian dan Tujuannya

Bagikan Artikel Ini:

Peningkatan jalan adalah perbaikan jalan rusak dengan tujuan meningkatkan kemampuan struktur jalan dan memperlancar arus lalulintas. Dalam upaya perbaikan jalan dapat berupa peningkatan struktur
perkerasan jalan dan juga pelebaran jalan untuk meningkatkan kapasitas jalan.

Apa yang dimaksud dengan peningkatan jalan?

Peningkatan jalan adalah kegiatan perbaikan jalan rusak hingga sampai suatu kondisi pelayanan yang mantap sesuai dengan umur rencana yang ditetapkan. Kegiatan ini merupakan kegiatan penanganan jalan yang dapat meningkatkan kemampuan strukturalnya sesuai dengan umur rencana jalan tersebut.

Tujuan Perbaikan Jalan

Maksud dan tujuan perbaikan jalan yaitu penanganan jalan guna meningkatkan kemampuan struktur jalan agar mencapai tingkat pelayanan yang direncanakan. Selain itu, manfaat perbaikan jalan juga sekaligus memperlancar arus lalulintas, distribusi barang dan jasa, serta berperan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan manusia.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam peningkatan jalan maupun jalan baru atau jembatan harus memenuhi prinsip pembangunan berkelanjutan dengan cara pemeringkatan jalan hijau.

Perbaikan Jalan Rusak

Dalam perbaikan jalan, perlu ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan agar perbaikan dan pembangunan jalan dalam sesuai dengan tingkat kemampuan layanan jalan yang direncanakan.

1. Pekerjaan Pembersihan

Dalam langkah awal perbaikan jalan yaitu dilakukan pembersihan jalan dan badan jalan. Beberapa jenis kerusakan jalan sering juga diakibatkan oleh tumbuhnya rumput dan pepohonan disekitar badan jalan. Kondisi jalan yang tertutup rerumputan dan pohon rindang dapat merusak jalan.

2. Pekerjaan Tanah

Selanjutnya dalam pekerjaan tanah, hal yang dapat dilakukan yaitu dengan cara membuat galian-galian drainase dan membuat timbunan-timbunan jalan. Pekerjaan penggalian dan penimbunan tanah atau badan jalan dibutuhkan guna memastikan kepadatan dan perataan badan jalan untuk proses selanjutnya yaitu pembuatan sistem drainase dan perkerasan.

3. Pekerjaan Drainase Jalan

Kemudian, dalam pekerjaan tanah diatas dapat sekaligus membuat sistem drainase permukaan dan bawah permukaan jalan. Dalam pembuatan drainase jalan raya dibutuhkan perencanaan dan pelaksanaan yang baik. Selain itu drainase jalan juga dapat menggunakan Geotextile Non Woven yang berfungsi untuk separasi dan filtrasi.

Tujuan penggunaan Geotextile Non Woven pada lapisan struktur jalan berfungsi untuk memisahkan antara tanah dasar dan timbunan. Sehingga air dapat mengalir tanpa membawa material timbunan pada badan jalan.

4. Perkerasan Jalan

Dalam pekerjaan perkerasan jalan dibutuhkan juga pekerjaan stabilisasi dan perkuatan dengan geosintetik meliputi perkuatan timbunan di atas tanah lunak, lereng tanah yang diperkuat dan dinding tanah yang distabilisasi secara mekanis dengan menggunakan perkuatan geosintetik diantranya geotextile dan geogrid.

Sebagai informasi, kami CV. Mutu Utama Geoteknik merupakan supplier geosintetik untuk pekerjaan perbaikan jalan. Kami melayani konsultasi pemilihan produk, penjualan, jasa pengiriman dan jasa pemasangan geosintetik untuk jalan yang menjangkau seluruh Indonesia.

Hubungi tim Marketing Engineering kami melalui halaman kontak kami atau bisa langsung melalui Whatsapp yang tertera di halaman ini, Terima kasih.

Artikel Terkait

Hubungi kami
Halo saya Dhany,
Ada yang bisa kami bantu?